Cuaca Jadi Biang Kerok Krisis Pasokan Batu Bara di Indonesia

Jakarta, beritaalternatif.com – Asosiasi Produsen Swasta Indonesia (APLSI) mengungkapkan sederet ‘biang kerok’ atau permasalahan yang membuat pasokan batu bara di Indonesia mengalami krisis.

Ketua APLSI Arthur Simatupang mengatakan, produksi batu bara di dalam negeri terhambat salah satunya disebabkan cuaca yang tidak menentu dan ketidaksiapan logistik pengiriman batu bara ke seluruh PLTU yang tersebar di berbagai daerah.

“Memang ini faktor cuaca. Produksi nasional batu bara pada 2021 pencapaiannya hanya 68% dari yang ditargetkan,” ujarnya kepada CNBC Indonesia, Senin (10/1/2022).

“Selain cuaca, juga dari industri perkapalan dari tongkang. Itu juga dibutuhkan kepastian, bahwa mereka siap melakukan pengiriman batu bara untuk PLTU-PLTU yang cukup tersebar,” lanjut Arthur.

Pasalnya, kata Arthur, saat ini PLTU di Indonesia bukan hanya didominasi di Pulau Jawa saja, tapi kini juga sudah menyebar hingga Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. “Ini faktor logistik juga penting untuk diperhatikan,” imbuhnya.

Menurut Arthur, semuanya harus terpenuhi dengan baik, meski produksi batu bara telah cukup, perencanaan PLTU sudah matang, namun faktor logistik tak bisa diabaikan.

Karena tumpuan akhir produksi batu bara ada di logistik. Jika batu bara tidak mampu tersebar ke seluruh PLTU, maka akan terjadi kelangkaan batu bara.

Sampai saat ini, APLSI masih menunggu solusi konkret dari pemerintah dan diharapkan ada solusi yang bersifat permanen, bukan hanya solusi jangka pendek.

Ke depannya, kata dia, dibutuhkan perencanaan dalam bentuk RUPTL dan pelaku usaha punya antusias tinggi untuk melakukan transisi energi. Sehingga ketergantungan listrik dari batu bara tidak besar atau menjadi bottle neck di tahun-tahun berikutnya.

“Ini butuh PR (Pekerjaan Rumah) bersama-sama, supaya bisa mulai diversifikasi energi, sehingga tidak terlalu besar ketergantungan dari batu bara,” terang Arthur. (*)

Sumber: Pengusaha Listrik Swasta Ungkap Biang Kerok Krisis Batu Bara!

Menteri LHK Cabut 192 Izin Usaha Konsesi Kawasan Hutan yang Kuasai 1,3 Juta Hektare Lahan

Jakarta, beritaalternatif.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) mencabut 192 izin usaha konsesi kawasan hutan. Pencabutan izin dilakukan karena perusahaan tidak aktif, tidak membuat rencana kerja, dan ditelantarkan.

Pencabutan izin tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SK.01/MENLHK/SETJEN/KUM.1/1/2022 tentang Pencabutan Izin Konsesi Kawasan Hutan.

Ketentuan pencabutan pada Kepmen yang ditandatangani Menteri LHK Siti Nurbaya itu mulai berlaku pada 6 Januari 2022.

Adapun 192 izin usaha konsesi kawasan itu menguasai lahan seluas 1.369.567 hektar. Selain itu, pada Kepmen tersebut Kementerian LHK juga mencabut 42 izin usaha konsesi kawasan hutan seluas 812.796 hektar pada periode September 2015 sampai Juni 2021.

Di antaranya, PT Hutani Sola Lestari, PT Rante Mario, PT Sumber Mas Timber, dan PT Rimba Rokan Lestari. Lalu ada PT Perkasa Baru, PT Bara Indoco, PT Bio Energyg Indoco, PT Karyamaju Jaya Sentosa, PT Berau Jaya Energi, PT Bara Kumala Sakti, PT Arangan Hutani Lestari, PT Rimba Berlian Hijau, dan PT Teluk Mekaki Indah.

Tak hanya itu, dalam Kepmen tersebut Siti Nurbaya juga memerintahkan jajarannya untuk mulai melakukan evaluasi pada 106 izin usaha yang ada saat ini.

Adapun izin usaha itu menguasai kawasan hutan dengan luas lahan 1.369.567 hektar. Evaluasi akan dilakukan oleh Tim Pengendalian Perizinan Konsesi, Penertiban dan Pencabutan Izin Konsesi Kawasan hutan dengan melibatkan Dirjen Pengelolaan Hutan Lestari, Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, serta Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem.

Terdapat lima jenis izin konsesi kawasan hutan yang menjadi objek kegiatan evaluasi, penertiban, dan pencabutan. Pertama, perizinan berusaha pemanfaatan hutan (PBPH) atau sebelumnya disebut HPH/IUPHHK-HA, yang merupakan pemanfaatan kawasan hutan untuk kegiatan pemanfaatan kayu yang tumbuh alami.

Kedua, PBPH atau sebelumnya disebut HTI/IUPHHK-HT, yang merupakan pemanfaatan kawasan hutan untuk kegiatan pemanfaatan kayu tanaman budidaya. Ketiga, persetujuan penggunaan kawasan hutan atau sebelumnya disebut Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH). Izin ini digunakan untuk kepentingan pembangunan di luar sektor kehutanan, antara lain pertambangan, minyak bumi, gas bumi, panas bumi, dan kelistrikan.

Keempat, persetujuan pelepasan kawasan hutan, yang merupakan perubahan peruntukan kawasan hutan produksi yang dapat dikonversi dan/atau hutan produksi menjadi bukan kawasan hutan, serta tukar menukar kawasan hutan.

Kelima, Izin Usaha Penyediaan Sarana Wisata Alam (IUPSWA)/ekowisata atau sebelumnya disebut Hak/Izin Pengusahaan Pariwisata Alam, yang merupakan pemanfaatan berupa izin usaha untuk penyediaan fasilitas sarana dan prasarana yang diperlukan dalam kegiatan pariwisata alam pada kawasan konservasi.

Dari 106 izin usaha konsesi kawasan hutan yang akan dievaluasi, di antaranya dimiliki oleh PT Dewata Wantama Lestari, PT Nusa Niwe Indah, PT Merbau Pelalawan Lestari, PT Borneo Prima Coal Indonesia, PT Nusa Pala Nirwana, PT Abadi Jawa Indah, dan PT Graha Agro Nusantara.

Selain itu, terdapat PT Duta Visa Global, PT Trimegah Karya Utama, PT Riau Baraharum, PT Madhucon Indonesia, PT Wahana Agri Karya, PT Sawit Tiara Nusa, PT Freeport, PT Graha Kencana Mulia, PT Sinar Agrotani Kalimantan, PT MedcoPapu Hijau Selaras, PT Bumi Agro Prima, dan Mitra Agro Persada Abadi. (*)

Sumber: Pemerintah Cabut Jutaan Hektar Izin Usaha Konsesi Kawasan Hutan

Kisah Seorang Lelaki Penumpas ISIS

Oleh: Dina Sulaeman*

Lelaki ini tidak bisa disebut namanya karena algoritma Facebook hari-hari terakhir ini sepertinya disetel untuk memblokir akun-akun yang menyebut namanya.

Mengapa mereka sedemikian takut pada lelaki ini, sehingga segala upaya dilakukan agar namanya hilang dari ingatan publik? Nanti saya ceritakan.

Dini hari, hari ini, tanggal 3 Januari, 2 tahun yang lalu, lelaki ini dan sahabatnya, serta para pengawal mereka, dibunuh oleh militer AS. Presiden Trump secara terbuka mengakui bahwa dia menginstruksikan pembunuhan itu. Sedemikian besarkah pengaruh si lelaki ini di Timur Tengah sehingga pembunuhan atasnya dilakukan secara “resmi” oleh AS? Apa yang sudah dilakukannya?

Jawabannya: dia telah menumbangkan “kekhalifahan” ISIS.

Tahun 2014, dia memulai merancang operasi melawan ISIS yang saat itu sedang berada di masa “kejayaan.” Negara (pemerintah) tempat ISIS bercokol untuk mendirikan kekhilafahannya, tidak sanggup sendirian melawan ISIS. ISIS terlalu kuat, saat itu. Dari mana ISIS memperoleh senjata dan logistik? Dari negara-negara kaya dan kuat, Anda pasti sudah tahu. Dari mana ISIS mendapatkan suplai pasukan? Dari berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia.

Si lelaki kemudian membentuk pasukan sukarelawan di dua negara, Irak dan Suriah. Anggotanya adalah rakyat di kedua negara itu, yang mau mempertaruhkan nyawa untuk melindungi tanah air mereka, dan pasukan dari beberapa negara lain, yang didorong oleh tujuan luhur menumpas kelompok teroris terkuat dan terkaya di dunia (saat itu). Jadi saat ada netizen zsm yang suka mengata-ngatai Muslim/Islam sebagai teroris, ketahuilah, mereka yang berdiri di garis depan, yang berperang habis-habisan melawan teroris adalah kaum Muslim juga (bersama umat agama-agama lain, karena rakyat Timteng bukan cuma Muslim).

Tapi, sukarelawan + tentara nasional kedua negara itu tidak cukup. Jadi bisa dibayangkan, seberapa kuatnya ISIS, sehingga tentara nasional plus pasukan sukarelawan pun masih kurang.

Lalu, apa yang dilakukan lelaki itu? Dia datang ke istana Kremlin, menemui Vladimir Putin, seseorang yang bisa diharapkan untuk mau bergabung dalam perang ini. Di sebuah buku, diceritakan begini [saya edit sedikit menyamarkan nama]:

Sebelum Putin sampai, waktu shalat tiba. Lelaki itu pun bangkit, lalu mengumandangkan azan, dan ikamah. Suaranya terdengar di seluruh ruangan, kemudian ia pun melaksanakan shalat di sana. Semua orang memperhatikannya. Lelaki itu mengaku tidak pernah merasakan shalat senikmat itu. Di akhir shalat ia meletakkan dahinya ke tanah dan bermunajat kepada Tuhannya, “Ya Allah, inilah kemuliaan-Mu, suatu hari [dulu] di Gedung Kremlin ini disusun rencana untuk menghancurkan Islam [era Soviet], sekarang aku, datang ke sini mendirikan shalat.”

Singkat cerita, Putin bersedia bergabung. Karena dia tahu, jika ISIS tidak ditumpas, cepat atau lambat, ISIS akan angkat senjata di jalanan Moskow.

Perang pun dimulai. Rusia membombardir dari udara. Tentara nasional Irak dan Suriah, serta milisi sukarelawan di bawah koordinasi lelaki itu, bahu-membahu melakukan serangan darat. Sangat banyak yang gugur syahid.

Kata ‘syahid’ dan ‘jihad’ yang sering jadi ‘maskot’ para teroris, yang sering diklaim untuk diri mereka, kini menemukan makna yang tepat. Para tentara nasional dan milisi sukarelawan yang melepas nyawa demi membela tanah air, itulah para syuhada sejati. Itulah jihad yang sejati, jihad, bersungguh-sungguh, bekerja keras, melindungi tanah air, dengan berbagai upaya. Kalau di medan perang, ya jihadnya dengan senjata. Di negara yang damai seperti Indonesia, jihadnya adalah dengan ilmu, kejujuran, kasih sayang kepada sesama anak bangsa, dll.

Tahun 2017, kekhalifahan ISIS pun runtuh. AS mengklaimnya sebagai keberhasilan mereka. Padahal selama perang, berkali-kali AS “salah tembak”, yang dibombardir bukan ISIS; tapi justru pasukan yang sedang melawan ISIS. Ya, sejak 2014, militer AS juga datang ke Irak dengan alasan melawan ISIS, tapi peran mereka lebih sering seolah ‘angkatan udaranya ISIS.’ Ketika ISIS sudah nyaris kalah, barulah mereka ambil kesempatan, mengklaim sudah mengalahkan ISIS. Selanjutnya, muncul laporan-laporan bahwa helikopter-helikopter AS telah menerbangkan milisi ISIS ke Afghanistan.

Tapi, tentu saja rakyat dan pemerintah Suriah dan Irak tahu, siapa sebenarnya yang berperan sangat penting dalam perjuangan melindungi tanah air mereka. Pagi tanggal 3 Januari 2020, si lelaki datang lagi ke Irak, kali ini dalam status sebagai utusan negara Iran, yang diundang resmi oleh Perdana Menteri Irak. Dalam hukum internasional, ada konvensi yang melindungi para utusan diplomatik, haram hukumnya mengganggu dan melukai mereka, apalagi sampai membunuh.

Tapi hukum internasional telah dilanggar oleh AS. Tubuh si lelaki itu dan delegasi yang mengawalnya luluh-lantak dibom, bom yang dikirim oleh drone AS, atas instruksi Presiden AS (diakui oleh Trump secara terbuka).

Namun di atas semua itu, ada satu hal yang tak terduga oleh AS dan Israel: dampak kematian si lelaki ini. Ada beberapa aksi pembalasan clandestine yang sudah terjadi, namun tentu saja ditutup-tutupi oleh AS & Israel. Kubu resistensi semakin menguat, AS & Israel serta negara-negara Arab sekutu mereka sedang kelabakan mencari solusi. Terlalu panjang kalau diceritakan di sini. Yang jelas, sedang terjadi pergeseran geopolitik yang signifikan.

Lelaki itu sudah pergi dengan bahagia, tetapi musuh-musuhnya masih ketakutan. Itulah sebabnya, bahkan konten tentang dia di medsos pun diblokir. Bila akun ini pun hilang, saya sudah menyiapkan akun cadangan dengan nama Dina Y Sulaeman-2. (*Pengamat Timur Tengah)

Empat Cara Keluar dari Grup WhatsApp tanpa Diketahui Anggota Lain

Jakarta, beritaalternatif.com – Ada beberapa pengguna WhatsApp yang merasa terganggu dengan obrolan grup. Mau keluar tetapi merasa tidak enak.

Kita tidak perlu ragu, cara keluar dari grup WhatsApp tanpa diketahui pengguna lain dapat dilakukan berbagai langkah. Simak tips di bawah ini:

Ganti dan Hapus Foto Profil

Cara pertama yang terbilang paling mudah ialah dengan mengganti nama dan hapus foto profil di akun WhatsApp Anda. Untuk melakukannya, klik menu opsi (tiga titik di atas) dan pilih settings atau pengaturan.

Lalu edit nama profil selain nama kamu, kemudian jangan lupa hapus foto profil. Setelah mengubahnya, kembali menu grup yang diinginkan lalu keluar seperti biasa dengan memilih exit group.

Dengan mencoba cara ini, tidak akan ada yang tahu bahwa Anda sudah keluar karena notifikasi yang anggota lain terima adalah tidak menyertakan nama Anda.

Palsukan Nomor Telepon

Memalsukan nomor telepon bisa menjadi cara untuk meninggalkan grup WhatsApp. Cara ini dapat menjadi opsi jika nama dan foto profil Anda sudah banyak diketahui oleh member grup tersebut.

Anda tidak perlu mengubah nomor secara permanen. Caranya, tetap siapkan nomor baru sementara. Kemudian masuk ke menu pengaturan di WhatsApp (tiga titik di atas). Lalu, klik Akun atau Account, dan pilih menu ubah nomor. Setelah itu, memasukkan nomor baru cadangan itu.

Setelah langkah pertama selesai, segera tinggalkan grup yang ingin Anda tinggalkan. Kemudian pada menu pengaturan telepon, pilih aplikasi WhatsApp, setelah itu hapus data dan cache. Maka akun WA akan hilang tetapi nama kamu masih akan ada di daftar anggota grup.

Terakhir, buka kembali aplikasi WhatsApp, lanjut mendaftar ulang dengan nomor lama. Namun, tingkat kerumitan dari cara ini cukup tinggi sebab Anda perlu dua nomor telepon dan banyak tahapan agar berhasil keluar dari grup WhatsApp tanpa diketahui.

Ganti Nomor Baru

Cara meninggalkan grup WhatsApp tanpa diketahui ini bisa menjadi opsi selanjutnya. Namun kekurangannya, cara ini tak cocok diterapkan jika Anda berniat masih menggunakan nomor lama.

Namun, cara ini terbilang tidak ringkas, lantaran Anda perlu menyebarluaskan kembali nomor WhatsApp Anda ke rekan-rekan dan keluarga. Histori percakapan Anda dengan kontak Anda juga berpotensi hilang.

Bisukan Grup WhatsApp Selamanya

Cara terakhir ini merupakan alternatif bagi kamu yang ingin menonaktifkan grup tanpa meninggalkan grup. Cara ini boleh jadi menjadi langkah yang paling simpel, lantaran tak perlu harus melakukan ketiga hal di atas.

Anda tetap masih menjadi bagian dari grup, tetapi tidak akan lagi menerima pemberitahuan yang mengganggu ketika masuk pesan dalam grup selamanya. Anda juga sesekali masih dapat memantau percakapan di grup tersebut.

Untuk melakukannya, tekan tahan grup yang dipilih. Ketika muncul pilihan mute notification atau mengaktifkan fitur bisu, pilih opsi ‘selalu’.

Cara keluar dari grup WhatsApp tanpa diketahui pengguna lain yang sudah dijelaskan di atas bisa Anda coba pada grup yang dianggap mengganggu. Poin terakhir bisa ditiru bagi Anda yang tak ingin keluar secara langsung di grup. (*)

Sumber: 4 Cara Mudah Keluar Grup WhatsApp Tanpa Diketahui

Kanae, Mantan Pemburu Iblis dalam Seri Anime Kimetsu No Yaiba

Kukar, beritaalternatif.com – Seperti yang diketahui bahwa Hasira adalah tingkatan dari sosok pemburu iblis terkuat yang ada dalam seri anime dan manga Kimetsu No Yaiba atau KNY.

Mereka merupakan pasukan elit di bawah kendali langsung dari Kagaya Ubuyashiki.

Terdiri dari sembilan anggota yang termasuk pejuang terkuat secara keseluruhan di antara pasukan pemburu iblis, seorang Hasira bertugas untuk melindungi ancaman iblis yang tidak dapat ditangani oleh pemburu iblis di bawahnya.

Sehingga secara tidak langsung mereka adalah penopang utama dari organisasi ini. 

Pada umumnya setiap Hasira memiliki gaya pernapasan yang mewarisi Hasira terdahulu dan beberapa di antaranya bahkan mampu menciptakan gaya pernapasannya sendiri. 

Sedangkan untuk menjadi anggota Hasira sangatlah tidak mudah, dan sejauh ini  terdapat dua metode untuk dapat mencapainya.

Metode pertama adalah seorang pemburu iblis akan diakui sebagai Hasira jika dia mampu membunuh setidaknya 50 iblis selama bertugas, atau pernah membunuh salah satu dari anggota 12 iblis bulan.

Kanae adalah sosok Hasira dengan teknik pernapasan bunga, dan dia merupakan kakak kandung dari Shinobu Kocho dan termasuk kakak angkat dari Kanao Tsuyuri. 

Diketahui, saat dirinya masih kecil, orang tua kanae dan shinobu terbunuh oleh iblis yang menyerang mereka, beruntung ketika itu dirinya serta Shinobu berhasil diselamatkan oleh Gyomei Himejima.

Sejak saat itu Kanae bersumpah untuk menjadi pemburu iblis. Hal itu dilakukannya agar para iblis tersebut tidak menimbulkan rasa sakit yang sama kepada orang lain, dan dia juga bertujuan untuk melindungi adiknya yaitu Shinobu. 

Bertahun-tahun kemudian setelah menjadi pemburu iblis, Kanae lalu diangkat menjadi seorang Hasira, dan suatu hari dalam kehidupannya dia pernah menyelamatkan Kanaosuyuri, lalu mengadopsinya ke dalam keluarga mereka. Sebagai seorang Hasira, Kanae dikenal memilikki kepribadian yang baik hati, di mana dia selalu diperlihatkan dengan senyum yang lembut di wajahnya, seperti yang terlihat dalam kilas balik cerita dari Sinobu dan Kanao. 

Selain itu, kanae memilikki mimpi yang unik, di mana dia menginginkan bahwa suatu hari nanti manusia bisa hidup damai bersama dengan iblis, terlepas dari semua penderitaan dan kematian yang mereka timbulkan, sehingga mimpi Kanae tersebut menginspirasi Shinobu untuk melakukan hal yang sama.

Diketahui bahwa Kanae juga termasuk Hasira yang sezaman dengan Sanemi, di mana dia terlihat pernah menenangkan Sanemi ketika mencoba menantang perintah pemimpin mereka, yaitu Kagaya Ubuyashiki.

Beberapa tahun selama tugasnya sebagai Hasira, Kanae lalu bertemu dan bertarung melawan iblis bulan atas peringkat ke dua yaitu Doma, dan pertarungan itu ternyata membuat Kanae terluka parah sehingga Doma hampir saja memakannya, namun karena matahari yang segera terbit, Doma kemudian meninggalkan pertarungan mereka. 

Pada akhirnya Shinobu menemukan Kanae yang sudah dalam keadaan sekarat, dan sebelum dia meninggal, Kanae lalu memberitahukan semua informasi yang diketahuinya tentang Doma kepada Shinobu. Meskipun dia dikenal sebagai pilar yang baik hati, tapi sebetulnya Kanae juga memilikki sifat yang tegas ketika dalam pertarungan.

Hal itu terlihat saat pertarungan Shinobu melawan Doma, di mana roh Kanae kemudian muncul dan memerintahkan Shinobu yang telah lemah untuk tetap berdiri dan menghadapi lawanya, sehingga perkataan Kanae membuat tekad Shinobu kembali bangkit untuk mengalahkan iblis bulan atas tersebut. (*)

Sumber: Mengenal Sosok Kanae, Mantan Pilar Pemburu Iblis Dalam Serial Anime Kimetsu No Yaiba

Mesut Ozil Diisukan akan Bergabung di Klub Bola Besutan Raffi Ahmad

Jakarta, beritaalternatif.com – Baru-baru ini Mesut Ozil disebut-sebut diminati RANS Cilegon FC. Kabar soal pemain Fenerbahce itu sampai-sampai juga ikut dibahas media asal Turki.

Semua ini berawal dari kunjungan Rans Entertainment, kanal hiburan milik Raffi Ahmad-Nagita Slavina, yang pernah mengunjungi Fenerbahce pada 2021. Saat itu dijajaki berbagai kerja sama.

Dalam videonya, Raffi menyatakan ada kemungkinan Fenerbahce beruji coba dengan RANS Cilegon FC. Hal itu bisa terjadi setelah Raffi-Nagita sempat bertemu dengan petinggi Fenerbahce.

Sementara Mesut Ozil sebagai salah satu pemain Fenerbahce pun ikut terdampak dari kerja sama antara kedua klub. Salah satunya, Ozil menjadi brand ambassador Concave Indonesia.

Sebelumnya, Ozil sudah menunjukkan punya minat dengan Indonesia dengan menuliskan pesan-pesan berbahasa Indonesia dalam postingan di media sosialnya. Dengan latar belakang itu, Ozil kini dikaitkan bakal main di Indonesia dengan bergabung ke RANS Cilegon FC.

“Meskipun cukup mencurigakan, Raffi Ahmad, Presiden RANS Cilegon FC, yang datang ke Istanbul dan mengunjungi klub dari pintu ke pintu dalam beberapa bulan terakhir, mengumumkan bahwa ia telah bertemu dan setuju dengan Mesut Ozil,” tulis media Turki Fotospor.

Adapun Raffi dalam satu videonya juga pernah mengomentari peluang mendatangkan Ozil ke timnya. Jalan makin terbuka setelah promosinya Rans Cilegon ke Liga 1 2022.

“Mesut Ozil tertarik untuk bergabung untuk Liga 1 musim depan. Saya telah berkomunikasi dengannya melalui Whatspp dan saya bisa katakan kami telah menjalin kesepakatan,” kata Raffi.

Meski begitu, mendatangkan Mesut Ozil dipastikan akan membuat petinggi RANS Cilegon FC untuk merogoh kocek dalam-dalam. Karena masih terikat kontrak sampai 2024, maka Ozil harus didatangkan RANS Cilegon FC dengan biaya transfer.

Mengacu ke Transfermarkt, valuasi Ozil berada di kisaran 3,7 juta euro atau sekitar Rp 60,1 miliar. Hal itu belum termasuk gaji yang harus dibayar ke Ozil yang nilainya bisa mencapai miliaran rupiah dalam sebulan. (*)

Sumber: Ozil Sudah Ketemu Raffi Ahmad dan Setuju ke RANS Cilegon?

Tanam Puluhan Pohon di Sekitar Gedung Kesenian, Jausan Kaltim Gandeng DLH Balikpapan

Balikpapan, beritaalternatif.com – Jaringan Solidaritas Kemanusiaan (Jausan) Kaltim menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan menanam pohon di sekitar Gedung Kesenian Kota Balikpapan, Senin (10/1/2022).

Koordinator Panitia Pelaksana Hari Ulang Tahun (HUT) Jausan Kaltim ke-17, Doni Wardhana mengungkapkan, pohon yang ditanam berjumlah 25 pohon, yang antara lain pohon jambu, sawo, mangga, dan sengon.

“Harapan kita dalam HUT ini, karena pelestarian lingkungan kewajiban bagi kita semua, kita berharap mudah-mudahan Jausan semakin jaya, besar, dan kita semakin solid, cepat, sigap, dan tanggap,” harap Doni.

Diketahui, Jausan adalah organisasi non-profit yang independen dan menjunjung tinggi pluralitas-kebhinekaan, didirikan oleh para aktifis sosial-kemanusiaan pada 5 Januari 2005 dalam rangka mengoptimalkan kinerja penanganan masalah kemanusiaan.

Ditunjang kemampuan dan komitmen sumber daya manusia yang sudah teruji, serta sistem dan prosedur organisasi yang akuntabel, menjadikan Jausan siap untuk aktif dalam kegiatan sosial-kemanusiaan, serta bekerja sama dengan organisasi sejenis, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

Jausan dibentuk untuk membangun dan juga berupaya mengembangkan kapasitas dan kapabilitas sumber daya Jausan dalam melaksanakan kegiatan dan misi sosial- kemanusiaan.

Kemudian, membangun sistem dan standar operasional di setiap bidang dan divisi Jausan, dalam rangka penanganan masalah-masalah kemanusiaan yang lebih efektif, efisien dan akuntabel.

Organisasi ini juga bertujuan mengembangkan jaringan kerja sama dengan organisasi atau lembaga kemanusiaan dalam lingkup lokal, nasional maupun internasional.

Selain itu, mengondisikan kesiapsiagaan segala hal dalam rangka pelaksanaan misi di bidang kebencanaan, yang sering kali bersifat tiba-tiba dan tidak terduga.

Terakhir, Jausan memiliki tujuan membangun dan juga berupaya mengembangkan partisipasi dan kerja sama dengan pihak-pihak terkait dalam kegiatan mitigasi dan antisipasi bencana, pelayanan sosial kepada masyarakat, serta pelestarian alam dan lingkungan hidup. (ln)

Sayid Khamenei: Iran Tidak akan Menyerah kepada Amerika dan Sekutunya

Teheran, beritaalternatif.com – Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei, Ahad (9/1/2022), menegaskan bahwa Iran melakukan perundingan nuklir tak berarti “menyerah kepada musuh”.

“Pantang menyerah kepada musuh dan kaum arogan adalah salah satu prinsip revolusi Islam, tak boleh menyerah kepada musuh, dan tak boleh menolerir kesombongan musuh… Sebagai contoh, kita bernegosiasi, berdebat atau terkadang berinteraksi dengan musuh, adalah satu masalah lain,” ungkapnya dalam sebuah pidato pada peringatan peristiwa kebangkitan penduduk Kota Qum melawan rezim Syah Pahlevi pada tahun 1978.

“Revolusi mengatakan kepada kita keharusan tidak menyerah kepada apa yang dikatakan oleh musuh. Sampai sekarang kita tak menyerah, dan insyaallah akan demikian pula halnya di masa mendatang,” lanjutnya.

Ayatullah Khamenei juga menyebutkan, kaum arogan dunia membenci ulama penerap fikih politik karena keberadaan para ulama ini menghadang kaum arogan dan imperialis.

“Harus dipetik pelajaran dari realitas ini, dan dari sini dapat diketahui mengapa AS sedemikian memusuhi dan dengki terhadap pemerintahan Republik Islam Iran,” imbuhnya.

Dia juga mengingatkan, keteguhan kepada prinsip revolusi merupakan jalan menuju pertumbuhan dan kemajuan di Iran.

“Kemajuan dan prestasi sains, industri dan politik di negara ini selama 43 tahun sejak kemenangan revolusi Islam adalah berkat turunnya para tokoh dan intelek mukmin revolusi ke gelanggang aksi, yang bermanifestasi dengan spiritualitas yang tinggi dan spirit jihad,” terangnya.

Menyinggung gugurnya jenderal legendaris Iran Qasem Soleimani, Ayatullah Khamenei menyebutnya sebagai “peristiwa bersejarah yang tak seorang pun menduga menjadi sedemikian agung”.

Ayatullah Khamenei menambahkan bahwa AS masih keliru dalam membuat perhitungan, sebagaimana terjadi pada pembunuhan Jenderal Soleimani di mana AS mengira gerakan besar resistensi akan padam dengan pembunuhan ini.

“Mereka (AS) membayangkan bahwa kebangkitan dan gerakan besar yang direpresentasikan oleh Syahid Soleimani akan padam, padahal realitas bangsa Iran ialah turunnya mereka ke jalan-jalan dalam prosesi pemakaman Syahid Qasem Soleimani,” tuturnya.

“Alat perhitungan kalian abai dan macet, kalian tak dapat membuat perhitungan yang benar terhadap Republik Islam Iran,” katanya mengacu kepada AS.

Dia lantas memastikan bahwa karena tak dapat membuat perhitungan yang benar, maka AS keputusan-keputusan yang diambilnya pun akan keliru dan akan terus gagal. (*)

Sumber: Ayatullah Khamenei: Berunding Nuklir tak Berarti Menyerah kepada Musuh

Andika Abbas Ingatkan Disdikbud Kukar agar Jaga Protokol Kesehatan di Explore Festival

Kukar, beritaalternatif.com – Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Kutai Kartanegara (HMI Kukar) Andika Abbas mengingatkan pelaksana Explore Festival Kukar 2022 menerapkan protokol kesehatan demi menghindari penyebaran Covid-19.

Mengutip Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Andika mengatakan, kasus omicron yang terdeteksi di Indonesia telah mencapai 152 orang.

Karena itu, bukan tak mungkin virus corona dengan varian baru tersebut menyebar di Kukar. Terlebih jika pemerintah daerah tak mampu menjaga warga asing yang keluar dan masuk di wilayah Kukar.

Pelaksanaan ekspo di Gedung Putri Karang Melenu, kata Andika, berpotensi menciptakan kerumunan. Ia pun meminta pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, bertanggung jawab terhadap kegiatan itu.

“Jangan sampai terjadi penyebaran kasus Covid-19 dan omicron baru,” pesan Andika sebagaimana dikutip dari rilis resminya yang diterima beritaalternatif.com, Sabtu (8/1/2022).

Bila terjadi penyebaran Covid-19, Andika mengingatkan agar pemerintah bertanggung jawab terhadap keselamatan masyarakat. Ia juga meminta pemerintah daerah memiliki keberanian untuk menjamin agar tidak ada penyebaran kasus Covid-19 baru atas penyelenggaraan kegiatan ekspo yang dinilanya mengumpulkan masyarakat Kukar tersebut.

Dia juga mengingatkan agar pemerintah daerah fokus menghentikan penyebaran Covid-19 di Kukar, serta memulihkan masyarakat dari efek negatif pandemi Covid-19.

“Bukan malah menghadirkan agenda-agenda yang mengumpulkan masyarakat serta berpotensi membuat penyebaran dan meningkatkan kasus Covid-19,” tegasnya.

Andika pun meminta Disdikbud Kukar serta penyelenggara teknis kegiatan itu bertanggung jawab penuh terhadap penerapan protokol kesehatan dalam kegiatan ekspo tersebut.

Disdikbud Kukar, lanjut Andika, mestinya fokus terhadap anak-anak yang putus sekolah karena orang tua mereka tak memiliki biaya disebabkan selama dua tahun terakhir terkena imbas negatif pandemi Covid-19.

Selain itu, ia juga mendesak Disdikbud Kukar memperhatikan sekolah-sekolah yang tak layak untuk proses belajar anak-anak di Kukar.

“Kami dari HMI juga akan turut mengawasi agenda pemerintah itu terkait penerapan protokol kesehatan, karena kami juga tidak menginginkan kasus-kasus Covid-19 baru muncul di Kukar,” pungkasnya. (ln)

Bahlil Lahadalia: Pelaku Usaha di Indonesia Minta Pilpres 2024 Ditunda

Jakarta, beritaalternatif.com – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa rata-rata pelaku usaha berharap penyelenggaraan Pilpres 2024 ditunda. Pertimbangannya tak lepas dari pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19.

“Kalau kita mengecek di dunia usaha, rata-rata mereka memang berpikir adalah bagaimana proses demokrasi ini, dalam konteks peralihan kepemimpinan, kalau memang ada ruang untuk dipertimbangkan dilakukan proses untuk dimundurkan, itu jauh lebih baik,” kata Bahlil dalam acara rilis survei Indikator Politik Indonesia, Minggu (9/1/2022).

“Kenapa? Karena mereka ini baru selesai babak belur dengan persoalan kesehatan. Ini dunia usaha baru naik, baru mau naik tiba-tiba mau ditimpa lagi dengan persoalan politik. Jadi, itu hasil diskusi saya sama mereka,” sambungnya.

Bahlil menyebut langkah memajukan atau memundurkan waktu penyelenggaraan pemilu bukan sebuah hal yang haram dalam sejarah perjalanan Indonesia. Pernah terjadi di Orde Lama dan peralihan era Orde Baru ke Reformasi.

“Tahun 1997 kita pemilu. Harusnya kan 2002 kita baru pemilu kalau lima tahun sekali. Tapi kita majukan karena ada persoalan krisis waktu itu. Reformasi. Di Orde Lama juga begitu. Sekian lama kita tidak melakukan pemilu,” kata Bahlil.

Ia mengatakan, Indonesia perlu menentukan apa yang akan difokuskan saat ini dan ke depan. Menurut dia, persoalan memulihkan ekonomi dan memilih kepemimpinan baru lewat pemilu adalah dua hal yang tak bisa dijalankan bersamaan jika ingin optimal.

“Tinggal kita lihat adalah kebutuhan bangsa kita ini apa. Apakah persoalan menyelesaikan pandemi Covid-19, apakah persoalan bagaimana memulihkan ekonomi, atau memang persoalannya adalah bagaimana kita memilih kepemimpinan baru lewat pemilu,” katanya.

Berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia, mayoritas responden tidak mau jika masa jabatan Presiden Jokowi diperpanjang hingga 2027. Mereka menolak wacana tersebut meski ada alasan demi memulihkan perekonomian nasional akibat pandemi Covid-19.

“(Sebanyak) 33,4 persen setuju, 30,9 persen sangat tidak setuju, 2,9 persen kurang setuju, dan 5,2 persen sangat setuju,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam paparan hasil survei lembaganya. (*)

Sumber: Menteri Investasi Ungkap Pelaku Usaha Minta Tunda Ganti Presiden 2024