Search
Search
Search
Close this search box.

DPRD Kutim Hadapi Tantangan Besar Pembiayaan Pengembangan Wilayah

Anggota DPRD Kutim, Jimmy. (Istimewa)
Listen to this article

BERITAALTERNATIF.COM – DPRD Kabupaten Kutim saat ini tengah menghadapi tantangan besar terkait pembiayaan untuk pengembangan wilayah.

Anggota DPRD Kutim, Jimmy mengungkapkan bahwa kesepakatan pembiayaan antara legislatif dan eksekutif sangatlah penting dalam menentukan nasib proyek-proyek pengembangan wilayah.

Menurut dia, pengembangan wilayah membutuhkan dukungan finansial yang signifikan.

Hal tersebut mencakup biaya infrastruktur, pembangunan fasilitas publik, serta berbagai program peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Tanpa kesepakatan yang kuat antara DPRD dan Pemkab Kutim terkait pembiayaan, banyak proyek pengembangan wilayah yang berpotensi terhambat, bahkan bisa terhenti.

Maka dari itu, ia menyebut kesepakatan pembiayaan menjadi landasan utama dalam menentukan kelangsungan proyek.

“Kami perlu memastikan bahwa sumber daya yang tersedia memadai untuk mewujudkan visi pengembangan wilayah yang telah dirancang,” beber Jimmy baru-baru ini.

Ia mengungkapkan, belum lama ini DPRD Kutim telah menggelar rapat khusus untuk membahas rencana pembiayaan pengembangan wilayah.

Dalam rapat tersebut, para anggota DPRD menyoroti urgensi penyelesaian kesepakatan pembiayaan dengan pemerintah daerah.

Legislator PKS itu pun menegaskan bahwa tanpa dukungan finansial yang memadai, proyek-proyek strategis seperti pembangunan infrastruktur jalan, pengadaan air bersih dan program peningkatan kesejahteraan masyarakat akan kesulitan untuk direalisasikan.

Pihaknya berencana dalam beberapa pekan ke depan akan terus melakukan pembahasan intensif terkait kesepakatan pembiayaan itu bersama Pemkab Kutim.

“Di tengah dinamika politik dan ekonomi yang terus berubah, diharapkan kedua belah pihak dapat mencapai kesepakatan yang memadai untuk memastikan kelancaran dan keberlanjutan proyek-proyek pengembangan wilayah yang telah direncanakan,” pungkas dia. (adv/byan)

Editor: M. As’ari

TAGS:

BERITA TERKAIT