Kelompok UMKM Muara Badak Kembangkan Produk Berbahan Dasar Ikan

Kegiatan salah satu kelompok UMKM yang dipimpin Harnalia di Kecamatan Muara Badak. (Istimewa)
Listen to this article

BERITAALTERNATIF.COM – Ketua salah satu kelompok UMKM di Kecamatan Muara Badak Harnalia menceritakan peluang pengembangan produk berbahan dasar ikan di kecamatan tersebut.

Kata dia, kawasan Muara Badak terletak di pesisir Kukar. Letak geografis tersebut dimanfaatkan oleh para nelayan untuk mencari ikan.

Ikan pun tersedia bahkan melimpah di kecamatan yang berdekatan dengan Kota Bontang tersebut.

Pada tahun 2021, dia mengikuti pelatihan pengolahan ikan menjadi produk yang dapat dipasarkan kepada masyarakat.

Ia pun mengajak istri-istri para nelayan di Muara Badak untuk menciptakan dan mengembangkan produk berbahan dasar ikan.

Harnalia membentuk kelompok UMKM di kecamatan tersebut. Kelompok ini kemudian menghasilkan produk yang dapat meningkatkan pendapatan para anggotanya.

“Setelah kegiatan pelatihan, kami mengembangkan usaha bermacam-macam keripik,” jelasnya saat diwawancarai awak media Berita Alternatif pada Jumat (15/3/2024).

Selam 3 tahun terakhir, kelompok UMKM yang dipimpinnya berkembang pesat.

Semula, mereka hanya pedagang ikan. Setelah kelompok tersebut terbentuk dan beraktivitas, mereka menghasilkan produk-produk berbahan dasar ikan.

“Kita olah ikan-ikan jadi surimi, amplang atau ikan asin,” ungkapnya.

Usaha Harnalia dan para ibu yang tergabung dalam kelompok tersebut berbuah hasil.

Mereka mendapatkan bantuan coolbox dari pemerintah.

Alat tersebut digunakan untuk menjaga produk yang mereka hasilkan agar tetap awet dan segar.

Coolbox itu dimanfaatkan oleh anggota-anggota kelompok UMKM yang dipimpinnya.

“Karena coolbox-nya ini diberikan secara kelompok, jadi harus bisa dipakai semua anggota,” tuturnya.

Pada bulan Ramadan, kelompok UMKM tersebut mendapatkan banyak order amplang, kerupuk, dan aneka kripik dari para pelanggan mereka.

Pemesan produk berbahan dasar ikan tersebut, kata dia, bisa dilakukan secara langsung. Tak sedikit pula yang memesannya secara daring.

Namun, ia mengaku terdapat kendala yang mereka hadapi dalam pemesanan online. “Ada orang mau pesan online kadang terkendala ongkir yang mahal,” ujarnya.

Harnalia berharap Pemkab Kukar memberikan pelatihan pemasaran produk secara digital. Para pesertanya bisa berasal dari kelompok UMKM di Muara Badak.

“Supaya usaha kelompok kami terus berjalan dan berkembang,” ucapnya. (adv/alt/fb)

Kunjungi Berita Alternatif Di :

Bagikan

BERITA TERKAIT

PALESTINA
POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA