Search
Search

Kesbangpol Kaltim Tangkal Hoaks Jelang Pemilu 2024

Kesbangpol Kaltim memantau perkembangan politik di daerah menjelang Pemilu 2024. (Diskominfo Kaltim)
Listen to this article

BERITAALTERNATIF.COM – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kaltim mengadakan kegiatan pemantauan perkembangan politik di daerah triwulan III tahun 2023. Hal ini untuk menciptakan stabilitas politik pemerintahan yang kondusif di daerah.

Pemantauan, pelaporan, dan evaluasi situasi politik secara tertib, terkoordinasi dan berkesinambungan menghadirkan beberapa unsur terkait seperti Kepolisian, TNI, badan Intelijen Negara dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) pada Senin (7/11/2023)

Pada kesempatan tersebut, Kepala Kesbangpol Kaltim Sufian Agus mengatakan menjelang Pemilu 2024 yang akan dilaksanakan secara serentak pada 14 Februari 2024, akan banyak hal-hal positif maupun negatif yang akan terjadi.

Pemprov Kaltim melalui Kesbangpol, sambung dia, akan terus mengantisipasi agar kondisivitas tetap terjaga.

Salah satunya dengan menyerukan dan mengingatkan kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dan tertipu dengan informasi hoaks menjelang Pemilu.

“Seperti yang kita ketahui, beberapa waktu lalu ada satu akun media sosial yang menggunakan logo Pemprov dan mengusung satu calon kepala negara. Alhamdulillah langsung dikeluarkan rilis dan dikonfirmasi oleh Kepala Diskominfo kalau itu bukan dikelola oleh Pemprov Kaltim. Hal seperti itu jangan sampai terjadi lagi mengingat pergerakan media sosial sangat cepat sekarang,” ungkapnya.

Dia berharap akun-akun media yang dikelola pemerintah secara rutin untuk mengeluarkan rilis resmi terkait info hoaks menjelang Pemilu.

Dengan begitu, masyarakat akan mendapatkan edukasi dan informasi berulang mengenai sumber yang tidak benar dan bisa membantu meminimalkan menyebaran hoaks yang merugikan publik.

“Kita itu sebagai pemerintah harus menyangkal informasi hoaks berkali-kali. Tidak hanya sekali mengeluarkan rilis resmi. Semua akun pemerintah seperti Pemprov Kaltim maupun Kominfo terus memberitakan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sufian Agus juga menyarankan masyarakat untuk membandingkan informasi yang diterima dengan informasi lainnya, karena hoaks dapat merugikan masyarakat, bahkan bisa membahayakan keamanan dan keselamatan bangsa.

“Jadi, mari bersama-sama kita perangi hoaks untuk menciptakan Kaltim tetap kondusif, aman, dan nyaman dengan cara membiasakan diri untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan berita yang belum tentu kebenarannya,” pinta dia. (adv/um)

Kunjungi Berita Alternatif Di :

Bagikan

BERITA TERKAIT

PALESTINA
POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA