Marwan: Masih Banyak Warga yang Belum Merdeka secara Ekonomi

Kukar, beritaalternatif.com – Pada momentum peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-76 tahun, Presidium Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Kutai Kartanegara (PMD KAHMI Kukar) H. Marwan mengajak masyarakat menghormati jasa para pahlawan yang telah berjuang dengan susah payah disertai keringat dan darah dalam meraih kemerdekan.

“Kemerdekaan itu kan kebebasan: bebas dari penindasan, intimidasi, kesengsaraan, dan kemiskinan. Pertanyaannya, apakah kita sudah menikmati hasil kemerdekaan itu?” tanyanya kepada beritaalternatif.com, Rabu (18/8/2021).

Kata dia, sebagian orang sudah merdeka dari berbagai penindasan, kesengsaraan, dan kemiskinan. Namun, sebagian lainnya masih terjerat di dalamnya, sehingga belum menikmati kemerdekaan.

Marwan mengatakan, pandemi Covid-19 membuat masyarakat terbebani secara individu maupun sosial. Mereka tak memiliki kebebasan dalam mencari nafkah dan berkumpul. Hal ini berimbas terhadap pendapatan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari.

“Otomatis itu kan beban tanggung jawabnya bertambah, sehingga kalau ditanya, apakah kita sudah merdeka, ya merdeka, tapi merdeka enggak kehidupannya?” tanya dia.

Menurutnya, masih banyak warga yang belum merdeka secara ekonomi. Karena itu, di usia Indonesia yang ke-76 tahun, dia mengajak masyarakat agar saling menopang dalam membantu sesama.

“Kita tidak boleh menikmati kemerdekaan ini dengan sendiri saja, tapi mari menikmatinya dengan berbagi antar sesama,” ajaknya.

Dalam mengawal dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat di Kukar, kata dia, secara kelembagaan KAHMI menilai pembangunan daerah tak berjalan dengan mulus.

Ia menegaskan, pelaksanaan pembangunan tak seindah konsep RPJMD Kukar. Karena itu, Marwan mengajak masyarakat saling bahu-membahu membantu pemerintah agar bersama-sama membangun Kukar.

“Bukan berarti juga kita menafikan adanya suara-suara masukan. Itu juga harus kita hormati,” tutup dia. (*)

Penulis: Arif Rahmansyah

TAGS:

Bagikan :

BERITA TERKAIT

Jasa Pembuatan Website

PASANG IKLAN

Ukuran = 1:1

BERITA TERBARU