Search
Search

MGRM dan Gadai Syariah Berkat Bersama Ajak Para Pengusaha di Hipmi Kaltim Bangun Kolaborasi

Pemilik Gadai Syariah Berkat Bersama Muhammad Yusuf (pertama dari kiri), Dirut PT GMRM Efri Novianto (ketiga dari kiri), dan sejumlah pengusaha yang tergabung dalam Hipmi Kaltim. (Dok. Berita Alternatif)
Listen to this article

BERITAALTERNATIF.COM – Direktur PT MGRM dan PT Gadai Syariah Berkat Bersama bersedia melakukan kerja sama dengan para pengusaha yang tergabung dalam Hipmi Kaltim.

Direktur Utama MGRM Efri Novianto mengatakan bahwa kolaborasi adalah kunci dalam bisnis.

Menurut dia, kerja sama antar GMRM dan para pengusaha sangat dibutuhkan di tengah usaha pemerintah memindahkan Ibu Kota Negara (IKN) dari DKI Jakarta ke Nusantara.

“Tidak selamanya kita hadapi peluang bisnis dengan kompetisi. Bisa jadi yang diperlukan kolaborasi,” ujarnya, Senin (3/5/2024).

Ia mengaku bersedia duduk satu meja dengan para pengusaha di Kaltim untuk merumuskan strategi bisnis dalam rangka mendukung dan menyukseskan pembangunan IKN Nusantara.

“Sekarang kita rumuskan dalam rangka IKN ini siapa punya bisnis apa, bagaimana, dan apa yang diperlukan,” katanya.

Efri mengungkapkan, MGRM memiliki bisnis inti di sektor hulu serta hilir minyak dan gas. Namun, perusahaan daerah tersebut juga bergerak di sektor lain.

Selain bisnis minyak dan gas, sambung dia, MGRM menjadi salah satu penyuplai kebutuhan beton di IKN.

“Termasuk kebutuhan bahan bakar B35 di beberapa perusahaan yang bekerja di IKN untuk alat berat dan pembakaran aspal,” bebernya.

Dalam menjalankan berbagai bisnis tersebut, ia mengaku MGRM membuka diri dengan para pengusaha yang berhimpun di Hipmi Kaltim.

Bulan depan pihaknya akan mengadakan kegiatan pelatihan dan sertifikasi kerja sama dengan BNSP untuk driver dan warehouse.

“Mudah-mudahan yang dikedepankan semangat maju bersama, bukan posisi dalan struktur organisasi,” tutupnya.

Pemilik PT Gadai Syariah Berkat Bersama Muhammad Yusuf juga bersedia membangun kerja sama dengan anggota dan pengurus Hipmi Kaltim.

“Bukan hanya di bidang gadai, tapi bisa di berbagai bidang usaha untuk dikolaborasikan,” katanya.

Menurut dia, kolaborasi merupakan salah satu kunci untuk saling menguatkan antar-para pengusaha sehingga bisa bertumbuh secara bersama-sama.

“Ketika bisnis saling bertumbuh dan berkembang, dipastikan banyak lapangan pekerjaan terbuka lebar sehingga bisa mengurangi pengangguran di Kalimantan Timur,” ujarnya.

Ia berharap keterlibatannya sebagai pengurus Hipmi Kaltim bisa berdampak positif bagi pembangunan Kaltim.

“Begitu pula dengan pengurus Hipmi tahun 2024-2027 bisa banyak berdampak dalam pembangunan daerah untuk ikut menyukseskan Kaltim sebagai Ibu Kota Nusantara,” harapnya. (*)

Editor: Ufqil Mubin

Kunjungi Berita Alternatif Di :

Bagikan

BERITA TERKAIT

PALESTINA
POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA