Produk UMKM dapat Mengatasi Stunting

Kepala Bidang Pemberdayaan UKM Diskop-UKM Kukar, Fathul Amin. (Berita Alternatif/Lita)
Listen to this article

BERITAALTERNATIF.COM – Kepala Bidang Pemberdayaan UKM Diskop-UKM Kabupaten Kukar Fathul Amin mengatakan bahwa dengan pemberdayaan produk para pelaku UMKM itu bisa membantu pengentasan stunting.

Maka dari itu, ia menyebut UMKM di Kukar ini harus dilakukan pembinaan agar dapat menghasilkan produk dengan gizi berkualitas serta terjaga kehigienisannya.

Hal tersebut sejalan dengan Visi dan Misi Kukar Idaman yang ingin segala produk kuliner harus memiliki nilai gizi yang tinggi demi penanganan stunting.

“Segala produk harus sudah teruji sehingga layak pangan dan pemenuhan gizi terpenuhi,” terangnya saat diwawancarai awak media Berita Alternatif, Jumat (5/3/2024).

Ia menjelaskan, saat ini indeks stunting di Kukar mencapai 27.1 persen.

Melalui arahan dari Bupati Kukar Edi Damansyah, kata dia, tahun ini angka tersebut harus bisa menyentuh angka 14 persen.

Oleh karenanya, Diskop-UKM Kukar akan terus berupaya untuk bisa mencapai angka itu dengan terus menjaga kelayakan produk yang dihasilkan oleh para pelaku UMKM

Salah satunya ialah dengan mewajibkan setiap para pelaku UMKM di bidang kuliner harus memiliki sertifikat halal dan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).

Hal itu dilakukan agar indeks gizi yang dibutuhkan untuk mengatasi persoalan stunting ini bisa terus dipenuhi.

Adapun produk yang dapat menurunkan angkat stunting itu seperti makanan yang rendah kalori serta kaya akan nutrisi.

Dia berharap, produk yang dihasilkan oleh para pelaku UMKM bisa terus berprogres terutama dalam melakukan inovasi untuk mencegah permasalahan stunting.

“Definisi UMKM naik kelas itu tidak hanya meningkatkan penghasilannya, tapi bagaimana dia menumbuhkan kreativitas dari produknya,” tutup Fathul. (adv/lt/mt)

Kunjungi Berita Alternatif Di :

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


BERITA TERKAIT

PALESTINA
POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA