Sulam Tumpar Ulap Doyo Hasilkan Nilai Seni yang Indah

Produk Sulam Tumpar Ulap Doyo Bymerr Collection milik Meriana. (Istimewa)
Listen to this article

BERITAALTERNATIF.COM – Pemilik Bymerr Collection Meriana mengatakan bahwa sulam tumpar ulap doyo itu memiliki nilai estetika dalam seni kriya.

Sebagai pengrajin, ia menyebut sulam tumpar merupakan salah satu aneka kriya yang memiliki ciri khas asli kalimantan serta cocok untuk dijadikan cinderamata.

Saat ini, dia tengah mengereasikan berbagai macam produk sulam tumpar agar selalu ada sesuatu yang baru serta unik untuk bisa dijual.

“Kita juga ada kerjinan lain kayak manik terus juga ada seraong,” ucapnya kepada media ini, Selasa (19/3/2024).

Ia mengaku kerap berpartisipasi diberbagai kegiatan sebagai pengrajin karya seni sulam tumpar.

Seperti acara adat Erau, Tifaf, dan gebyar UMKM yang dilaksanan Diskop-UKM Kukar maupun oleh Disperindag.

“Sering mengikuti event yang diadakan Dinas. Kalau ada pameran kesenian kita ikut disana bareng pelaku UMKM yang lain,” sebut dia.

Dari kegiatan-kegiatan seperti itu, Meriana bisa mendapatkan keuntungan penjualan hingga jutaan rupiah tergantung banyak pesanan yang masuk.

Melalui itu juga ia dapat memperkenalkan sulam tumpar ke masyarakat luas, bahwa seni itu adalah salah satu warisan berupa benda yang telah ada sejak turun temurun, mengandung unsur keragaman budaya patut dijaga serta dilestarikan.

Selain melalui kegiatan, dia menjual produk secara langsung di Ruko Dekranasda yang dinaungi oleh Disperindag Kukar.

“Untuk kolaborasi saling bersangkutan saja di Disperindag dan Diskop-UKM Kukar,” jelasnya.

Bagi masyarakat yang ingin membeli produk sulam tumpar ulap doyo itu bisa langsung ke Ruko Dekranasda serta bisa melakukan pemesanan secara online melalui Instagram @sulamtumpar_tenundoyo atau menghubungi nomor Whatsapp 085246995722. (adv/lt/mt)

Kunjungi Berita Alternatif Di :

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


BERITA TERKAIT

PALESTINA
POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA