Search
Search

Survei Indonesia Political Opinion: Elektabilitas PDIP dan Gerindra Tertinggi secara Nasional

Ilustrasi bendera PDIP dan Gerindra. (Liputan6)
Listen to this article

BERITAALTERNATIF.COM – Survei Indonesia Political Opinion yang dilakukan bulan Juni menyatakan PDIP memiliki elektabilitas tertinggi dibanding partai politik lainnya.

Jika Pemilu dilaksanakan saat survei dilakukan, PDIP diprediksi memperoleh suara 21,5 persen. Diikuti Partai Gerindra 19,7 persen di urutan kedua.

Partai Golkar berada di posisi ketiga dengan 9,3 persen. Lalu berturut-turut Partai Demokrat 9,2 persen, PKB 7,7 persen, NasDem 7,5 persen, PAN 5 persen.

Kemudian, PKS 4,8 persen, Perindo 4,5 persen, PPP 2,1 persen, PSI 0,6 persen, Gelora 0,6 persen, Hanura 0,4 persen, PBB 0,4 persen, Partai Ummat 0,1 persen.

Sisanya yakni Partai Buruh, Garuda dan Partai Kebangkitan Nasional yang masing-masing meraih 0,0 persen. Ada 6,9 persen responden tidak memberikan jawaban.

Dari segi popularitas lambang partai, PDIP juga menjadi yang paling dikenali publik. Persentasenya mencapai 97,5 persen.

Diikuti Gerindra 95,7 persen, Golkar 92,4 persen, Demokrat 73,6 persen, PAN 72,5 persen, Perindo 72,2 persen, PKB 70,7 persen, Nasdem 68,8 persen, PKS 64,9 persen, PPP 52,1 persen.

Survei dilakukan sepanjang 5-13 Juni 2023 dengan melibatkan 1.200 responden. Pengambilan sampel diadakan dengan teknik multistage random sampling.

Margin of error atau tingkat potensi kesalahan kurang lebih 2,90 persen dengan tingkat akurasi data 95 persen.

Berdasarkan survei Litbang Kompas yang dilakukan lebih dulu, PDIP juga memiliki elektabilitas tertinggi yakni 23,3 persen.

Diikuti Gerindra 18,6 persen, Demokrat 8 persen, Golkar 7,3 persen, Nasdem 6,3 persen, PKB 5,5 persen, PKS 3,8 persen, PAN 3,2 persen, PPP 2,9 persen.

Survei dilakukan secara tatap muka sepanjang 29 April-10 Mei 2023 dengan melibatkan 1.200 responden di 30 provinsi.

Survei memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error lebih kurang 2,83 persen. (*)

Sumber: CNN Indonesia

Kunjungi Berita Alternatif Di :

Bagikan

BERITA TERKAIT

PALESTINA
POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA