Tebus Pupuk Subsidi Sekarang Harus Bawa KTP, Mentan Amran: Jangan Ada yang Mempersulit

BERITAALTERNATIF.COM – Andi Amran Sulaiman selaku Menteri Pertanian (Mentan) RI mengharuskan para petani yang hendak mendapatkan pupuk subsidi untuk membawa KTP.

Amran mengatakan hal itu guna mengantisipasi penyalur pupuk yang melanggar aturan.

Demikian disampaikan Amran saat menghadiri kegiatan temu pekebun di Lapangan Pancasila, Kota Palopo, Sulawesi Selatan.

“Cara mengambil pupuknya tidak usah macam-macam dan jangan ada yang mempersulit. Cukup hanya menggunakan KTP Bapak Ibu sudah bisa ambil pupuk subsidi,” kata Amran dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/2/2024), dikutip Purna Warta.

Bersamaan dengan itu Amran juga mengingatkan agar para pengecer dan distributor pupuk tidak mempermainkan proses jual beli yang telah disubsidi pemerintah.

Ia memastikan jika ada terbukti berbuat curang, Amran tak segan-segan untuk mencabut izin usaha bahkan menggiringnya pada proses hukum pidana alias melakukan tuntutan hukum.

“Para pengecer tolong jangan mempersulit, kalau ada yang mempersulit saya cabut izinnya. Sekali lagi, kalau ada pengecer yang macam-macam saya ikuti di belakangnya. Semua distributor yang memainkan nasib petani saya akan cabut,” tegas Amran.

Tak sampai di situ, Amran juga mengancam para pejabat Kementan yang tidak serius mengawasi jalanya pendistribusian pupuk subsidi di seluruh Indonesia. Ia mengaku pernah mencopot beberapa pejabatnya beberapa tahun lalu karena kedapatan tidak serius dalam menjalankan tugasnya.

“Kalau Bapak gagal mengawasi distributor dan memainkan petani, maka jabatan Bapak taruhannya. Bapak Ibu dengar baik-baik, waktu saya ditakdirkan mentri 5 tahun, ada 1.500 yang aku copot dan ada 700 yang aku kirim ke penjara. Sekarang sudah (jumlah pupuk subsidi) ditambah oleh Bapak Presiden masa kita mau main-main,” katanya.

Perlu diketahui sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyetujui penambahan anggaran pupuk subsidi sebesar Rp 14 triliun. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kuota pupuk bagi jalanya produksi di musim tanam 2024.

Menurut Amran, Presiden Jokowi berharap dengan adanya penambahan anggaran ini mampu menjadikan Indonesia sebagai negara berdaulat yang mencapai swasembada pangan dan menekan angka impor. Sebab pertanian sendiri merupakan sektor yang paling dasar dalam memperkokoh ketahanan negara.

Ia menjelaskan, tanpa makanan negara akan mengarah pada konflik dan kehancuran. Maka dari itu, Mentan berharap semua pihak terlibat langsung pada jalanya pembangunan pertanian nasional.

“Ingat, pangan itu identik dengan ketahanan negara, jadi kalau pangan bermasalah negara bermasalah. Artinya negara yang bergerak di sektor pertanian itu adalah pahlawan yang sesungguhnya. Kalau krisis pangan di Indonesia tidak bisa ditangani dengan baik, maka yang terjadi adalah negara kelaparan. Kita harus antisipasi karena sekarang ada 44 negara yang terancam kelaparan,” pungkasnya. *(nsa)

Sumber: Purna Warta

Perjalanan Lurah Maluhu Tri Joko Kuncoro Menggapai Mimpi di Tanah Rantau

BERITAALTERNATIF.COM – Tri Joko Kuncoro melewati perjalanan panjang dalam menggapai mimpinya sebagai sarjana dan lurah yang menginisiasi gerakan progresif untuk perubahan masyarakat.

Tri lahir di Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah. Ia berlatar belakang keluarga kurang mampu. Ibu dan bapaknya harus menghidupkan 3 orang anak-anak mereka dengan berprofesi sebagai petani.

Dia menyelesaikan pendidikan di SDN 02 Sragen, SMPN 1 Karang Malang, dan STM Sukowati Sragen.

Selepas SMA, ia pernah merantau ke Jakarta untuk mencari pekerjaan. Lalu beralih ke Pekalongan.

Belakangan Tri memutuskan untuk menetap di Samarinda seorang diri. Kala itu, pria ini belum mengetahui pekerjaan yang akan dilakoninya di Kota Tepian.

Dia pun memutuskan bekerja sebagai sales panci demi memenuhi kebutuhan hidupnya. Ia berkeliling menawarkan panci dari rumah ke rumah warga. Selama melakoni pekerjaan tersebut, Tri tak jarang menerima penolakan dari warga.

Ia mengaku pernah merasakan kelaparan, kemudian hanya mengganjalnya dengan pisang rebus agar bisa bertahan hidup.

Harga bahan pokok untuk memenuhi kebutuhan hidup tergolong mahal di Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. Hal ini membuat kehidupannya terus diterpa tekanan.

Masa-masa sulit itu memunculkan kebimbangan dalam dirinya. Tri pun berkeinginan untuk pulang ke kampung halamannya di Sragen.

Namun, ia memutuskan dengan bulat untuk tetap bertahan di tanah rantau sebelum meraih kesuksesan dalam perjuangannya.

Di tengah berbagai kesulitan yang dihadapinya, dia tak pernah putus semangat dalam mencari kerja. Ia pun diterima di salah satu perusahaan.

Pada tahun yang sama, Tri memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi.

Cobaan kembali menerpanya saat perusahaan yang menaunginya dalam bekerja tak mampu menggaji para karyawannya.

Tri tak kehilangan akal. Ia memantapkan diri untuk mendaftar sebagai anggota Satpol PP Kukar setelah mengikuti turnamen bola voli pada tahun 2003.

Karier dan Prestasi

Tri menjalani profesi sebagai anggota Satpol PP Kukar selama 16 tahun. Selama itu pula ia bertemu dengan banyak orang baru. Ia pun akrab dengan masyarakat dalam berbagai pekerjaan sosial, salah satunya membersihkan got.

Pada tahun 2022, ia dipindah ke Kantor Camat Tenggarong. Dia diamanahi jabatan sebagai Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum sekaligus merangkap sebagai Plt Kasubag Program Keuangan.

“Saya selalu menjalankan apa yang menjadi amanah oleh pimpinan untuk ditugaskan di mana saja harus siap, karena kita ini mengabdi untuk masyarakat,” jelasnya kepada awak media Berita Alternatif, Jumat (19/1/2024).

Pada Februari 2023, ia dimutasi menjadi Lurah Maluhu. Di kelurahan inilah Tri banyak mewujudkan berbagai program untuk pembangunan dan kesejahteraan warga.

Maluhu pernah mengikuti lomba kebersihan se-Kabupaten Kukar, mendukung pemuda dalam menggapai prestasi, dan menjadi desa/kelurahan percontohan di Kukar.

Ia juga mendorong pembangunan bertahap di Kelurahan Maluhu, seperti bidang pertanian, seni budaya, dan lingkungan.

Tri mendapatkan dukungan dari warga yang saling bersinergi dalam pembangunan Kelurahan Maluhu.

Setiap hari dia mengunjungi warga untuk menanyakan berbagai kendala dan masalah yang mereka hadapi. Hal ini membuatnya tak kesulitan dalam berkomunikasi dengan warga.

Ia sangat menikmati perjalanannya sebagai lurah walau terkadang menghadapi rintangan. Tri selalu belajar untuk melakukan pendekatan kepada warga sehingga terjalin keakraban sosial.

Program kerja yang dikerjakannya pun selalu bersentuhan langsung dengan hajat hidup warga Maluhu. Dia berprinsip, pemimpin bisa berhasil berkat dukungan masyarakat.

Pengalaman kehidupan yang pahit mendorong Tri untuk memberantas berbagai kesulitan yang dihadapi warganya.

Ia acap mendorong warga Maluhu untuk membangun kemandirian lewat profesi sebagai pengusaha.

Dia pun giat mengadakan berbagai pelatihan kewirausahaan serta meminta warganya untuk selalu mengikuti pelatihan entrepreneurship yang diselenggarakan Pemkab Kukar.

Tri selalu membuka ruang untuk warganya yang mengeluhkan berbagai persoalan. Ia kering mencarikan jalan dan solusi untuk warganya. Apabila warga membutuhkan bantuan segera, dia kerap berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Kukar.

Menurutnya, hidup harus dilandasi prinsip dan ramah terhadap masyarakat, serta ikut andil dalam membantu bergotong royong. Hal ini dinilainya dapat menciptakan ketenteraman di hati.

“Hidup dengan bermasyarakat akan menumbuhkan banyak manfaat,” tuturnya.

Tokoh Inspiratif

Ia sangat terinspirasi dengan kegigihan orang tuanya dalam mendidiknya lewat keteladanan.

Tri juga terinspirasi dari tokoh pewayangan, Arjuna. Pasalnya, ia merupakan seorang yang gagah perkasa serta arif dan bijaksana. (lt/fb)

Program KKI Tawarkan Solusi kepada Pelaku UMKM, Nelayan, Pembudidaya Ikan, hingga Petani

BERITAALTENRTIF.COM – Officer Kredit Komersial Kredit Kukar Idaman (KKI) Bankaltimtara Dewi menyebut KKI menawarkan solusi pinjaman kepada para pelaku UMKM, nelayan, pembudidaya ikan, hingga petani.

Kata dia, KKI membantu mereka mengembangkan usaha serta terhindar dari rentenir ilegal yang tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan.

Ia menyebut penyaluran kredit melalui KKI terus meningkat dari tahun 2021 hingga 2023. Peningkatan grafik kredit tersebut ditandai dengan antusiasme masyarakat Kukar mengajukan kredit di Bankaltimtara.

“Karena istimewanya bunganya nol persen, sehingga debitur hanya membayar pokoknya saja,” jelas dia saat ditemui awak Berita Alternatif, Kamis (21/12/2023).

Sejauh ini, tercatat 760 pelaku usaha yang mengajukan kredit lewat program KKI. Jumlah tersebut tercatat sejak tahun 2021 hingga 2023.

Berdasarkan data tersebut, Dewi menjelaskan, program KKI telah berhasil mendorong perluasan penyaluran modal untuk para pelaku usaha di Kukar.

Ia pun berharap program KKI tak semata bertujuan memberikan modal kepada para pelaku usaha, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan mereka dari waktu ke waktu.

“Tentu kita berharap Kredit Kukar Idaman ini bisa digunakan sebaik mungkin oleh para UMKM, petani hingga nelayan dalam mengembangkan usahanya,” tutup Dewi. (lt/fb)

Basti Sangga Langi Dorong Perusahaan Ganti Rugi Tanam Tumbuh Petani Rantau Pulung

BERITAALTERNATIF.COM – Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Basti Sangga Langi berharap PT Arkara Prathama Energi (APE) mengganti tanam tumbuh para petani dari Rantau Pulung.

Dia mengungkapkan bahwa perusahaan tersebut diduga menambang lahan yang memiliki tanam tumbuh milik para petani.

Pernyataan itu disampaikannya saat mengikuti rapat dengar pendapat (hearing) dengan para petani dan perwakilan PT APE pada Kamis (16/11/2023).

Ia menyebutkan bahwa masalah ini bisa diselesaikan oleh Dinas Pengendalian Lahan dan Tata Ruang (PLTR) Kutim.

“Kalau PLTR mengatakan itu lahan belum dibayar, perusahaan harus bayar. Kalau memang itu hutan lindung, nanti kita liat dari petanya seperti apa,” kata Basti.

Untuk membahas masalah tanam tumbuh, dia mengaku DPRD Kutim akan menghadirkan Dinas Pertanian, Perkebunan dan Lingkungan Hidup, termasuk PLTR untuk melakukan pendataan.

“Kami akan koordinasi dengan SKPD terkait dengan masalah tanam tumbuh tersebut, agar bagaimana tanam tumbuh ini bisa dibayar,” tuturnya.

Dia juga menyinggung empat orang petani yang ditahan oleh penyidik Polres Kutim. Ia pun akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Basti mendorong Polres Kutim melakukan penangguhan penahanan terhadap para petani Rantau Pulung itu. “Sebab mereka ini semua orang tua. Kasihan kalau dia di dalam sel, lalu sakit-sakitan,” ucapnya. (adv/fb)

Ketua DPRD Kutim Pimpin Hearing bersama Para Petani dari Rantau Pulung

BERITAALTERNATIF.COM – DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengadakan rapat dengar pendapat (hearing) dengan para petani dari Rantau Pulung pada Kamis (16/11/2023).

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor DPRD Kutim tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kutim Joni dan didampingi Anggota DPRD Kutim Basti Sangga Langi.

Para petani Rantau Pulung mengadukan ke DPRD Kutim terkait kepemilikan lahan mereka di area pertambangan PT Arkara Prathama Energi (APE).

Joni mengungkapkan bahwa para petani membawa dua tuntutan. Pertama, PT APE diminta membayar lahan dan tanam tumbuh mereka. Kedua, para petani meminta empat orang petani yang kini ditahan oleh penyidik Polres Kutim segera dibebaskan.

DPRD Kutim, sambung dia, bersedia melakukan komunikasi dengan pihak-pihak terkait, khususnya berkenaan dengan para petani yang ditahan penyidik Polres Kutim.

Ia tak mengetahui penangkapan para petani tersebut. Karena itu, Joni akan berkomunikasi dengan Polres Kutim untuk menggali kronologi penahanan petani-petani Rantau Pulung.

“Kami akan komunikasi dengan Polres Kutim agar jika bisa diberikan penangguhan penahanan, meskipun proses hukum tetap jalan,” ujarnya.

Sementara itu, ganti rugi tanam tumbuh yang diminta para petani, Joni mengatakan akan memanggil dinas terkait, termasuk PLTR.

“Kami akan berkomunikasi dengan pihak terkait seperti OPD dan lain sebagainya,” kata Joni.

Lahan yang memiliki tanam tumbuh, sambung dia, apabila hendak ditambang oleh perusahaan, terdapat sejumlah syarat yang harus dipenuhi sebelum izin dikeluarkan oleh pemerintah.

“Karena itu, kami tidak bisa memastikan masalah ini. Kami harus berkoordinasi dengan pihak terkait,” tuturnya. (adv/fb)

Jelang Akhir Tahun, Syarifuddin Perjuangkan Anggaran untuk Petani dan Nelayan

BERITAALTERNATIF.COM – Anggota DPRD Kukar Syarifuddin turut serta mengalokasikan bantuan untuk petani, nelayan, dan warga miskin. Bantuan ini bersifat stimulan. Harapannya, bantuan ini bisa membantu perekonomian masyarakat.

Menurut dia, langkah ini menjadi bagian dari tugas eksekutif dan legislatif, terutama untuk membantu perekonomian dan mengentaskan kemiskinan melalui bantuan yang disalurkan lewat APBD Kukar.

“Dari APBD dialokasikan bantuan, seperti nelayan dapat alat tangkap, pertanian dapat subsidi pupuk. Dengan bantuan tersebut membantu perekonomian masyarakat dalam bekerja,” jelasnya, Kamis (16/11/2023).

Bantuan ini, sambung dia, diharapkan bisa menaikkan taraf hidup masyarakat menegah ke bawah.

Langkah juga sebagian bagian dari usaha mempersiapkan Kukar sebagai lumbung pangan IKN Nusantara.

Ia juga memfasilitasi petani dan nelayan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemerintah.

“Dari bantuan ini para petani dan nelayan tetap bisa berpenghasilan yang dibantu oleh pemerintah, semisal tidak dibantu ini akan berpengaruh pada efisiensi yang bersangkutan dengan sandang dan pangan,” tambahnya

Dia menerangkan, bantuan ini bisa membantu keberlangsungan hidup masyarakat lewat dukungan sarana dan prasaran.

“Dengan adanya bantuan membuat masyarakat terbantu untuk menstimulun, selain membantu, bisa meringankan ekonomi (masyarakat),” pungkasnya. (adv/lt)

Tanaman Perkebunan di Kaltim Berkembang Pesat

BERITAALTERNATIF.COM – Tanaman perkebunan di Provinsi Kaltim mengalami perkembangan pesat serta memiliki potensi untuk dikembangkan melalui 3 pola pengembangan: perusahaan besar, pemerintah/swasta, dan perkebunan rakyat.

Namun, beberapa tahun ini pengembangan sektor perkebunan rakyat di pedesaan mengalami beberapa kendala atau permasalahan.

Dari beberapa kendala tersebut, ada beberapa hal yang menjadi perhatian pemerintah, yaitu peran kelembagaan petani.

Keberadaan kelembagaan petani saat ini belum berjalan aktif atau belum terlihat perannya terhadap kemajuan petani.

“Kelembagaan petani perlu menjadi perhatian bersama baik itu di tingkat provinsi atau kabupaten dalam pembinaan dan pendampingan petani atau kelembagaannya,” kata Kepala Dinas Perkebunan Kaltim Ahmad Muzakkir dalam Pelatihan Pendampingan dan Pemberdayaan Kelompok Tani Perkebunan Tahun Anggaran 2023, Rabu (8/11/2023).

Kata dia, pemerintah memberikan dukungan untuk meningkatkan peran petani melalui pembinaan dan pendampingan berupa pelatihan petani yang telah difokuskan beberapa aktivitas yang spesifik.

Ia mencontohkan upaya untuk memfasilitasi peningkatan pendapatan petani melalui pemberdayaan petani, penumbuhan dan penguatan kelembagaan, peningkatan akses petani terhadap sumber daya produktif, dan peningkatan sarana dan prasarana petani yang dilaksanakan di tingkat lapang, baik itu kabupaten, kecamatan maupun desa/kelurahan.

Kegiatan pelatihan petani dilaksanakan untuk mendorong pemberdayaan dan penguatan kelembagaan yang dilaksanakan sebanyak 19 kelas/lokasi yang terbagi di beberapa kecamatan, antara lain Kecamatan Jempang, Damai, Barong Tongkok, Linggang Bigung dan Nyuatan di Kabupaten Kutai Barat.

Pelatihan tersebut diikuti oleh 32 Poktan/Gapoktan yang saat ini menerima bantuan perluasan, intensifikasi, dan peremajaan tahun 2023.

Dia berharap kegiatan ini akan memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan pengelolaan manajemen lembaga petani yang sebelumnya kurang aktif, sehingga bisa lebih produktif di masa depan dan mengangkat produktivitas tanaman perkebunan.

Peningkatan sektor pertanian akan tercermin dalam peningkatan produksi dan produktivitas komoditas perkebunan, yang pada gilirannya dapat memenuhi kebutuhan lokal dan nasional serta meningkatkan pendapatan petani.

Keberhasilan pembangunan di sektor pertanian tidak terlepas dari peran penting kelompok tani di desa-desa.

Kelompok tani memiliki peran utama dalam memajukan pertanian dan menjadi penggerak utama untuk mencapai tujuan tersebut.

Peran petani secara individu akan lebih kuat jika mereka bergabung dalam kelompok tani.

Melalui aksi kolektif, petani dalam kelompok tani dapat berinteraksi dan bernegosiasi dengan para pihak luar serta membangun jaringan kerja dalam rangka memperjuangkan hak bersama di dalam kelompok taninya. (adv/um)

Nantikan Nusantara AgriFest 2023 pada 25-26 November di Kawasan IKN, Forum Petani dan Masyarakat Berkonsolidasi

BERITAALTERNATIF.COM –  Sebanyak 500 petani di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) dan daerah sekitar dipastikan mengikuti acara Nusantara AgriFest 2023 yang rencananya bakal digelar pada 25-26 November 2023 dan dipusatkan di Lapangan Gelora Remaja Margomulyo, Samboja Barat.

Nusantara AgriFest 2023 akan menjadi forum belajar sekaligus sarana promosi pertanian berkelanjutan yang berisikan kegiatan temu petani, forum bisnis, pameran, karnaval petani milenial, pasar tani dan pasar murah pangan, perlombaan, serta menghadirkan berbagai bentuk kesenian daerah.

Kepastian rencana kegiatan tersebut mengemuka pada saat Kedeputian Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN melakukan Launching Nusantara AgriFest 2023 di Shangri-La Hotel, Jakarta pada Rabu (8/11/2023).

Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN, Myrna A. Safitri menyatakan pada tahun 2045 akan ada sekitar dua juta penduduk di IKN, sehingga dibutuhkan kerja sama dari berbagai pihak untuk penyediaan pangan.

“IKN bukan hanya pindah ibu kota, pemindahan ini untuk mewujudkan semangat Indonesia sentris. IKN dibuat untuk akselerasi pertumbuhan ekonomi dan dibutuhkan kerjasama mitra serta seluruh wilayah di sana,” jelas Myrna.

Ia menambahkan, ada tiga tujuan dibuatnya Nusantara AgriFest 2023. Pertama, yakni sebagai wadah konsolidasi dan forum untuk para petani, pegiat pertanian, dan masyarakat di sana.

Kedua, acara ini, kata Myrna, akan menjadi permulaan gaya hidup masyarakat cinta lingkungan dan pola konsumsi pangan sehat.

Ketiga, IKN menjadi motor industri pertanian yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, Plt. Direktur Ketahanan Pangan OIKN, Setia P Lenggono  menambahkan, para investor akan menjadi pilar pembangun peradaban IKN melalui ketahanan pangan yang berkualitas.

“Penduduk IKN akan menjadi penduduk yang produktif, sehat, dan berumur panjang. Maka dari itu, pangan yang berkualitas dan sehat itu penting. Kegiatan ini merupakan perwujudan komitmen Otorita IKN melalui Direktorat Ketahanan Pangan,” imbuh Setia.

Launching Nusantara AgriFest 2023 dihadiri oleh perwakilan beberapa instansi dari Pemerintah Pusat, perwakilan  Pemerintah Daerah se-Kalimantan, perwakilan dari BUMN dan swasta, serta sejumlah perwakilan Asosiasi yang berhubungan dengan sektor Pertanian. (nsa)

Muhammad Samsun Dorong Pemprov Kaltim Tingkatkan Kualitas Petani

BERITAALTERNATIF.COM – Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun menginginkan kehadiran Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dapat dibarengi dengan peningkatan kualitas dan kuantitas produk pertanian guna menciptakan ketahanan pangan.

Untuk mencapai tujuan tersebut, kata dia, diperlukan pembinaan yang masif kepada para petani.

Menurut Samsun, upaya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pertanian semestinya dimaksimalkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

“Jangan hanya pembangunan infrastruktur saja yang dioptimalkan saat menjelang perpindahan IKN di Kaltim, tapi SDM para petani juga penting,” ujarnya, Senin (31/19/2023).

Samsun berharap sektor pertanian di Kaltim dapat diprioritaskan, karena sektor tersebut akan menopang kebutuhan pangan daerah sehingga Kaltim tidak lagi mendatangkan beras dari luar daerah ataupun luar negeri.

Ia menyebutkan bahwa pangan akan menjadi salah satu kebutuhan yang paling dibutuhkan masyarakat, terlebih jumlah imigran yang akan berpindah ke Kaltim menjelang pemindahan IKN mencapai jutaan orang.

“Kita sepakat pembangunan IKN tak hanya fokus di fisik saja, melainkan non-fisik juga. Yakni, dari sisi SDM-nya,” sebut Samsun.

Para petani, lanjut dia, harus diberdayakan agar dapat memenuhi kebutuhan pangan di wilayah IKN Nusantara.

Peningkatan kualitas SDM petani penting. Namun, bukan sekedar kecakapan atau keterampilan.

“Namun yang terpenting lagi adalah soal mindset, bagaimana kita yang disebut masyarakat daerah hari ini memantaskan diri untuk menjadi warga ibu kota,” tegasnya.

Ia harapan pembangunan IKN bisa fokus di bidang peningkatan kualitas SDM, sehingga pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur fisik semata. (adv/rk/fb)

Distanak Kukar Gelar Sosialisasi PBUMP, Dihadiri 15 Pengurus KWT Kecamatan

BERITAALTERNATIF.COM – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) menggelar sosialisasi Pembentukan Badan Usaha Milik Petani (PBUMP) di Pendopo Bupati Kukar, Kamis (19/10/2023).

Sosialisasi ini dihadiri pengurus 15 Kelompok Wanita Tani (KWT) kecamatan se-Kabupaten Kukar.

Kepala Distanak Kukar Muhammad Taufik menjelaskan bahwa sosialisasi ini telah menjadi program Distanak Kukar, yang juga atas koordinasi dan arahan dari Ketua KWT Kukar, Maslianawati Edi Damansyah.

“Kegiatan ini memang terprogramkan setelah kita berkoordinasi dan mendapat arahan dari Ketua KWT Kukar,” ucap Taufik dalam sambutannya.

Taufik mengatakan, kegiatan ini semula akan dilaksanakan di kecamatan, tetapi Ketua KWT Kukar meminta agar kegiatan ini diadakan lebih dahulu di tingkat Kabupaten Kukar.

“Tadinya kita akan laksanakan di masing-masing kecamatan, tapi arahan ibu Ketua KWT Kukar untuk kita disosialisasikan di Pendopo ini,” jelasnya.

Tujuannya agar semua unsur KWT di setiap kecamatan dapat memahami dinamika PBUMP.

Sebagai bagian dari pembinaan utama dari kelompok tani, Distanak Kukar berharap kegiatan sosialisasi dengan tema Tingkatkan Harmonisasi dan Sinergitas ini dapat meningkatkan sinergi dan kinerja KWT kecamatan.

“Tujuan agar KWT kecamatan maupun kabupaten memahami isi dan program kegiatan, kemudian bisa kita sinergiskan nanti,” ujarnya.

Taufik menjelaskan, Ketua KWT Kukar meminta Distanak Kukar agar mengalokasikan anggaran untuk beberapa KWT kecamatan di Kukar.

“Tidak terlupa juga ketua memberi arahan kepada kami untuk menyediakan anggaran untuk beberapa KWT walau pun belum bisa mencakup semuanya,” ucap Taufik.

Anggaran ini akan dialokasikan untuk kegiatan bimbingan teknis yang diperuntukkan untuk KWT kecamatan.

“Apakah nanti polanya yang di kabupaten dulu, baru dilaksanakan di masing-masing zona, nanti kita formulasikan,” pungkasnya. (adv/nf)